Saturday, January 1, 2000

Perkembangan Fisik

5:12 PM

a)  Ciri - Ciri Fisik Laki-Laki & Perempuan
Perkembangan fisik sudah di mulai pada masa praremaja dan terjadi cepat pada masa remaja awal yang akan makin sempurna pada masa remaja pertengahan dan remaja akhir. Cole (dalam monks, 2002:16) berpendapat bahwa perkembangan fisik merupakan dasar dari perkembangan aspek lain yang mencakup perkembangan psikis dan sosialis. Artinya jika perkembangan fisik berjalan secara baik dan lancar, maka perkembangan psikis dan sosial juga akan lancar. Jika perkembangan fisik terhambat sulit untuk mendapat tempat yang wajar dalam kehidupan masyarakat dewasa. Pada remaja akhir,proporsi tubuhmencapai ukuran tubuh orang dewasa dalam semua bagiannya (Syamsu Yusuf :2005). Berkaitan dengan perkembangan fisik ini, perkembangan terpenting adalah aspek seksualitas ini dapat dipilah menjadi dua bagian, yakni :
1.   Ciri-ciri seks primer
Perkembangan psikologi remaja pria mengalami pertumbuhan pesat pada organ testis, pembuluh yang memproduksi sperma dan kelenjar prostat. Kematangan organ-organ seksualitas ini memungkinkan remaja pria, sekitar usia 14 – 15 tahun, mengalami “mimpi basah”, keluar sperma. Pada remaja wanita, terjadi pertumbuhan cepat pada organ rahim dan ovarium yang memproduksi ovum (sel telur) dan hormon untuk kehamilan. Akibatnya terjadilah siklus “menarche” (menstruasi pertama). Siklus awal menstruasi sering diiringi dengan sakit kepala, sakit pinggang, kelelahan, depresi, dan mudah tersinggung. Ciri-ciri seks primer juga dapat diuraikan sebagai berikut:
-        Organ kelamin telah mampu memproduksi sel-sel kelamin. Laki-laki mulai menghasilkan sperma di dalam testis, sedangkan perempuan mulai menghasilkan sel telur di dalam indung telur (ovarium).
-        Organ kelamin mulai berfungsi. Pada remaja laki-laki ditandai dengan pertama kali mengalami “mimpi basah” yang mengeluarkan sperma atau air mani. Pada perempuan ditandai dengan mengalami menstruasi yang pertama kali.
2.   Ciri-ciri seks sekunder
Perkembangan psikologi remaja pada seksualitas sekunder adalah pertumbuhan yang melengkapi kematangan individu sehingga tampak sebagai lelaki atau perempuan. Remaja pria mengalami pertumbuhan bulu-bulu pada kumis, jambang, janggut, tangan, kaki, ketiak, dan kelaminnya. Pada pria telah tumbuh jakun dan suara remaja pria berubah menjadi parau dan rendah. Kulit berubah menjadi kasar. Pada remaja wanita juga mengalami pertumbuhan bulu-bulu secara lebih terbatas, yakni pada ketiak dan kelamin. Pertumbuhan juga terjadi pada kelenjar yang bakal memproduksi air susu di buah dada, serta pertumbuhan pada pinggul sehingga menjadi wanita dewasa secara proporsional. Ciri-Ciri seks sekunder dapat diuraikan sebagai berikut:
a)     Pada remaja laki-laki
1.   Mulai tumbuh jakun
2.   Perubahan suara menjadi lebih besar dan berat.
3.   Tumbuh kumis atau jenggot.
4.   Tumbuh rambut di dada, kaki, ketiak, dan sekitar organ kelamin.
5.   Mulai tampak otot-otot yang berkembang lebih besar dan menonjol.
6.   Bahu melebar melebihi bagian pinggul.
7.   Perubahan jaringan kulit menjadi lebih kasar dan pori- pori tampak membesar
8.   Kadang-kadang diikuti dengan munculnya jerawat di daerah muka
b)     Pada remaja perempuan
1.   Membesarnya payudara dan puting susu mulai timbul
2.   Pinggul melebar.
3.   Tumbuh rambut di ketiak dan sekitar organ kelamin.
4.   Suara lebih nyaring.
5.   Kadang-kadang diikuti munculnya jerawat di daerah muka
Selain pengelompokan seperti yang telah dijelaskan, berdasarkan perubahan fisiknya, remaja dibagi menjadi dua, yaitu:
1.      Remaja awal, dengan ciri-ciri:
a.   Terjadi pertumbuhan fisik yang pesat
b.   Dalam jangka 3-4 tahun anak bertumbuh hingga tingginya hampir menyamai tinggi ortu.
c.   Pertumbuhan anggota badan dan otot-otot sering tidak seimbang. Akibatnya, Pada laki-laki mulai memperlihatkan penonjolan otot-otot pada dada, lengan, paha dan betis. Pada wanita mulai menunjukkan mekar tubuh yang membedakannya dengan tubuh kanak-kanak.
d.   Dalam hal kecepatan pertumbuhan, terutama nampak jelas dalam usia 12-14 tahun remaja putri bertumbuh demikian cepat meninggalkan pertumbuhan remaja pria. Akibatnya dalam masa pertumbuhan ini baik remaja pria maupun remaja wanita cenderung ke arah memanjang dibanding melebar.
e.   Kematangan kelenjar seks pada usia 11/12 th – 14/15 th.Biasanya pertumbuhan itu lebih cepat pada remaja putri dibanding remaja putra.
2.      Remaja akhir, dengan ciri-ciri:
a.    Pertumbuhan fisik remaja relatif berkurang dengan kata lain tidak sepesat dalam masa remaja awal. Bagi remaja pria pada usia 20 th dan remaja wanita 18 th keadaan tinggi badan mengalami pertumbuhan yang lambat.
b.    Mengalami keadaan sempurna bagi beberapa aspek pertumbuhan dan menunjukkan kesiapan untuk memasuki masa dewasa awal. Seperti badan dan anggota badan menjadi berimbang, wajah yang simetris, bahu yang berimbang dengan pinggul.
   Saat ini, remaja mengalami perubahan fisik (dalam tinggi dan berat badan) lebih awal dan cepat berakhir daripada orang tuanya. Kecenderungan ini disebut trend secular. Sebagai contoh, seratus tahun yang lalu, remaja USA dan Eropa Barat mulai menstruasi sekitar usia 15 – 17 tahun, sekarang sekitar 12 – 14 tahun. Di tahun 1880, laki-laki mencapai tinggi badan sepenuhnya pada usia 23 – 24 tahun dan perempuan pada usia 19 – 20 tahun, sekarang laki-laki mencapai tinggi maksimum pada usia 18 – 20 dan perempuan pada usia 13 – 14 tahun.

Trend secular terjadi sebagai akibat dari meningkatnya faktor kesehatan dan gizi, serta kondisi hidup yang lebih baik. Sebagai contoh, meningkatnya tingkat kecukupan gizi dan perawatan kesehatan, serta menurunnya angka kesakitan (morbiditas) di usia bayi dan kanak-kanak.

Perserikatan Bangsa-Bangsa

4:43 PM
   
a.   Sejarah singkat
Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Beberapa pertemuan sebelum terbentuknya PBB :
-   Tanggal 30 Oktober 1943, di Moskow dilahirkan deklarasi Moskow tentang keamananumum yang ditandatangani oleh Inggris, USA, Rusia, Cina yang mengakui pentingnya organisasi internasional perdamaian dunia.
-   Tanggal 21 Agustus 1944, di Washington DC dilangsungkan konferensi Dumbarton Oaks (Dumbarton Oaks conference) yang diikuti 39 negara yang membahas tentang rencana mendirikan PBB. Pada pertemuan Dumbarton Oaks, Washington DC, tanggal 21 Agustus - 7 Oktober 1945, dipersiapkan Piagam PBB.
-   Piagam PBB ditandatangani di San Fransisco tangaal 26 Juni 1945dan mulai berlaku tanggal 24 Oktober 1945.
-   Sejak didirikan di San Fransisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 191 negara telah mwnjadi anggota PBB. Hingga Juni 2006 sudah ada 192 anggota PBB.

Negara Indonesia masuk pertama kali menjadi anggota PBB pada tanggal 28 September 1950, kemudian keluar pada tanggal 7 Januari 1965 dan masuk kembali pada tanggal 28 September 1966.

b.   Tujuan Organisasi PBB
1)     Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
2)     Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antara bangsa-bangsa
3)     Menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah internasional dalam bidang ekonomi, sosial-budaya dan hak asasi.
4)     Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita diatas.

c.   Asas organisasi PBB
1)     Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya
2)     Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB.
3)     Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian, keamanan dan keadilan
4)     Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain.

d.   Struktur organisasi PBB
Organ utama PBB yaitu Majelis Umum, Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Dewan Perwakilan, Mahkamah Internasional dan Sekretariat.

e.   Organisasi di bawah naungan PBB
1)  FAO (Food and Agriculture Organization).
FAO adalah organisasi khusus PBB yang menangani pangan dan pertanian. Organisasi ini berdiri pada tanggal 16 Oktober 1945 dengan tugas yaitu mengembangkan pertanian dan meningkatkan standar gizi penduduk dunia.
2)  ILO (International Labour Organization)
ILO adalah organisasi khusus PBB yang menangani masalah perburuhan internasional. Oleh karena itu ILO disebuh juga organisasi buruh dunia. ILO berdiri tanggal 11 April 1919, yang kemudian pada tahun 1946 bergabung dengan PBB. Tugas ILO adalah meningkatkan taraf hidup buruh internasional.
3)  IDA (International Development Association)
IDA adalah perhimpunan pembangunan internasional yang berdiri pada tanggal 24 September 1960 dengan tugas pokoknya yaitu memberikan pinjaman kepada negara berkembang untuk proyek-proyek pembangunan.
4)  UNICEF (United Nations Childrens Fund)
UNICEF adalah organisasi internasional dibawah naungan PBB yang menagani masalah dalam menolong dan menyantuni anak-anak yang mengalami penderitaan, baik karena kemiskinan dan keterbelakangan maupun karena bencana alam dan korban perang.
5)  UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization)
UNESCO didirikan pada tanggal 4 Nopember 1946 yang merupakan organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di bawah naungan PBB. Organisasi ini bertugas membina kerjasama internasional dibidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
6)  UNHCR
Tugas UNHCR yaitu menangani dan membantu para pengungsi yang menjadi masalah bagi suatu negara. UNHCR didirikan pada tanggal 1 Januari 1951.
7)  IMF  (International Monetary Fund)
IMF adalah organisasi yang menangani masalah moneter dan perdagangan internasional. IMF didirikan pada tanggal 27 Desember 1945.
8)  WHO (Word Health Organization)
WHO berdiri pada tanggal 1 April 1948 dengan tugas membantu negara anggota PBB dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
9)  WTO
WTO adalah organisasi perdagangan dunia dengan tugas mengusahakan keseimbangan perdagangan dan harga pasar dunia. Dahulu WTO bernama GATT.
f.    Sekjen PBB

1.   Sir Gladwyn Jebb

Negara: Britania Raya.
Periode jabatan: 24 Oktober 1945 s/d 2 Februari 1946.

2.   Trygve Halvdan Lie

Negara: Norwegia.
Periode jabatan: 2 Februari 1946 s/d 10 November 1952.

3.   Dag Hammarskjold

Negara: Swedia.
Periode jabatan: 10 April 1953 s/d 18 September 1961.

4.   U Thant

Negara: Burma.
Periode jabatan: 30 November 1961 s/d 31 Desember 1971.

5.   Kurt Waldheim

Negara: Austria.
Periode jabatan: 1 Januari 1972 s/d 31 Desember 1981.

6.   Javier Pérez de Cuéllar

Negara: Peru.
Periode jabatan: 1 Januari 1982 s/d 31 Desember 1991.

7.   Boutros-Ghali

Negara: Mesir.
Periode jabatan: 1 Januari 1992 s/d 31 Desember 1996.

8.   Kofi Annan

Negara: Ghana.
Periode jabatan: 1 Januari 1997 s/d 31 Desember 2006.

9.   Ban Ki-moon

Negara: Korea Selatan.
Periode jabatan: 1 Januari 2007 s/d 31 Desember 2017

  10.  Antonio Guterres
  Negara: Portugal
  Periode jabatan: 1 Januari 2017 s/d Sekarang

ASEAN

4:29 PM

a.   Sejarah singkat
ASEAN adalah singkatan dari “ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS” atau Persatuan Negara-negara Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penandatangan Deklarasi Bangkok kala itu adalah Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Narciso R. Ramos (Filiphina), S. Rajaratnam (Singapura) dan Thanat Khoman (Thailand).
·  Faktor internal yaitu adanya tekad bersatu untuk memperjuangkan kepentingan bersama dan sama-sama sebagai bekas negara jajahan barat.
·  Faktor eksternal yaitu adanya perang Vietnam (Indo-Cina) dan sikap RRC ingin mendominasi Asia Tenggara
b.   Asas ASEAN
ASEAN sebagai organisasi kerja sama regional di Asia Tenggara menganut asas keanggotaan terbuka. Ini berarti bahwa ASEAN memberi kesempatan kerja sama kepada negara-negara lain yang berada di kawasan Asia Tenggara, sepeti Timor Leste dan Papua Nugini.
c.   Dasar atau prinsip utama ASEAN
1.   Saling menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional dan identtas nasional setiap negara,
2.   Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan nasional yang bebas dari campur tangan luar, subversi dan intervensi dari luar,
3.   Tidak saling turut campur urusan dalam negeri masinf-masing
4.   Penyelesaian perbedaan atau pertengkaran dan persengketaan secara damai,
5.   Tidak mempergunakan ancaman (menolak penggunaan kekuatan) militer
6.   Menjalankan kerja sama secara efektif antara anggota
d.   Tujuan ASEAN
Dalam deklarasi ASEAN (Bangkok, 8 Agustus 1967) di cantumkan bahwa maksud dan tujuan penghimpunan adalah sebagai berikut :
1.   Mempercepat pertumbuhan ekonomi , kemajuan social , serta pengembangan kebudayaandi kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untukmemperkukuh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahteradan damai.
2.   Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dantertib hokum di dalam hubungan antara Negara-Negara di kawasan ini serta mematuhiprinsi-prinsip piagam perserikatan bangsa-bangsa.
3.   Meningkatkan kerjasama yang aktif serta saling membantu antara satu dan yang lain didalam memecahkan masalah-masalah kepentingan bersama dalam bidang ekonomi , social,budaya , teknik , ilmu pengetahuan , dan administrasi.
4.   Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian dalam bidang-bidang pendidikan , propesional , teknik , dan administrasi.
5.   Bekerja sama dengan lebih efektif dalam meningkatkan penggunaan pertanian sertaindustry , perluasan perdagangan komoditi internasional , perbaikan sarana-saranapengangkutan dan komunikasi serta peningkatan tarap hidup rakyat-rakyat mereka.
6.   Meningkatkan studi-studi tentang Asia Tenggara.
7.   Memelihara kerjasama yang erat dan berguna dengan organisasi-organisasi internasionaldan regional yang ada dan bertujuan serupa , dan untuk menjajaki segala kemungkinanuntuk saling bekerjasama secara lebih erat satu dengan yang lain.
e.   Struktur ASEAN
·      Sebelum KTT Bali 1976
1.   ASEAN Mininsterial Meeting (Sidang Tahunan Para Menteri).
2.   Standing Committee(Badan yang bersidang di antara dua sidang Menlu negara ASEAN untuk menangani persoalan-persoalan yang memerlukan keputusan para menteri).
3.   Komite-komite tetap dan komite-komite khusus.
4.   Sekretariat nasional ASEAN pada setiap ibu kota negara-negara ASEAN.
·      Sesudah KTT Bali 1976
1.   Summit Meeting Pertemuan kepala pemerintahan)yang merupakan otoritas/kekuasaan tertinggi di dalam ASEAN.
2.   ASEAN Mininsterial Meeting (Sidang Tahunan Para Menteri).
3.   Sidang para menteri lainnya (non-ekonomi).
4.   Standing Committee.
5.   Komite-komite.
·       Pelaksanaan KTT ASEAN
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah konferensi npuncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak KTT ke-7 tahun 2001. Sejak dibentuknya ASEAN tahun 1967, telah berlangsung 11 kali KTT resmi dan 4 KTT tidak resmi.
f.    Anggota ASEAN
Sekarang, ASEAN beranggotakan semua negara di Asia Tenggara. Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN:
1)     Filipina (negara pendiri ASEAN)
2)     Indonesia (negara pendiri ASEAN)
3)     Malaysia (negara pendiri ASEAN)
4)     Singapura (negara pendiri ASEAN)
5)     Thailand (negara pendiri ASEAN)
6)     Brunei Darussalam bergabung pada (7 Januari 1984)
7)     Vietnam bergabung pada (28 Juli 1995)
8)     Laos bergabung pada (23 Juli 1997)
9)     Myanmar bergabung pada (23 Juli 1997)
10)   Kamboja bergabung pada (16 Desember 1998)
g.   Sekjen ASEAN
1)     Hartono Rekso Darsono (Sekjen ASEAN Pertama)
Masa Jabatan    : 05 Juni 1976 – 18 Februari 1978
Negara               : Indonesia
Tanggal Lahir     : 10 Juni 1925

2)     Umarjadi Notowijono
Masa Jabatan    : 19 Februari 1978 – 30 Juni 1978
Negara                : Indonesia
3)     Datuk Ali bin Abdullah
Masa Jabatan    : 10 Juli 1978 – 30 Juni 1980
Negara                 : Malaysia
4)     Narciso G. Reyes
Masa Jabatan    : 1 Juli 1980 – 1 Juli 1982
Negara               : Filipina
5)     Chan Kai Yau
Masa Jabatan    : 18 Juli 1982 – 15 Juli 1984
Negara              : Singapura
6)     Phan Wannamethee
Masa Jabatan    : 16 Juli 1984– 15 Juli 1986
Negara               : Thailand
7)     Roderick Yong
Masa Jabatan    : 16 Juli 1986– 16 Juli 1989
Negara                : Brunei
8)     Rusli Noor
Masa Jabatan    : 17 Juli 1989 –  1 Januari 1993
Negara              : Indonesia
Tahun Lahir      : 1927
9)     Datuk Ajit Singh
Masa Jabatan    : 1 Januari 1993 –  31 Desember 1997
Negara              : Malaysia
Tahun Lahir       : 25 September 1938
10)   Rodolfo C. Severino Jr
Masa Jabatan    : 1 Januari 1998 –  31 Desember 2002
Negara              : Filipina
Tahun Lahir      : 27 April 1936
11)   Ong Keng Yong
Masa Jabatan    : 1 Januari 2003 –  31 Desember 2007
Negara              : Singapura
Tahun Lahir      : 6 Januari 1955
12)   Surin Pitsuwan
Masa Jabatan    : 1 Januari 2008 –  31 Desember 2012
Negara              : Thailand
Tahun Lahir      : 28 Oktober 1949
13)   Le Luong Minh
Masa Jabatan    : 1 Januari 2013 –  31 Desember 2017
Negara              : Vietnam

Tahun Lahir      : 1 September 1952